Popular Posts

Kala Hutan Mangrove Maumere Kian Terbabat untuk Tambak

Keresahan warga di pesisir Kelurahan Kota Uneng, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) belakangan ini. Penyebabnya, hamparan hutan mangrove yang selama ini menjadi ‘pagar hidup’ hempasan ombak berlih fungsi menjadi tambak. Yance Lia, warga Uneng mengatakan,  mangrove di belakang permukiman itu sangat penting untuk menjaga kehidupan mereka. Terbukti, permukiman warga tetap aman saat tsunami melanda pesisir setempat pada 1992. “Sekarang, kalau ada badai dan angin puting beliung saja kami terpaksa harus mengungsi ke tempat lain,” kata Yance. Warga RT3/RW4 itu menyebut, aktivitas penebangan mangrove itu terus berlangsung hingga kini, meski acapkali berlangsung sembunyi-sembunyi. Dia mengenang, sebelum pandemi COVID-19 halaman belakang rumahnya berbatasan dengan hutan mangrove. Tetapi kini, mengarove-mangrove itu telah hilang dan berganti tambak. “Kami warga disini menjaga hutan mangrove karena dulu tahun 2017 ada angin puttng beliung yang memporak porandakan rumah kami. Kalau tidak ada hutan mangrove mungkin rumah kami sudah rata dengan tanah,” katanya. Air laut yang mulali masuk permukiman warga. Foto: Ebed de Rosary/Mongabay Indonesia. Tak berizin Petrus Blasing, Ketua RT Uneng menyebut, pembukaan tambak di pesisir ini sudah berlangsung sejak 80-an. Sejumlah pihak pun sempat menjadi pemiliknya. Dari pengusaha, politisi hingga pajabat di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Laurens Say Maumere. Belakangan, tambak-tambak itu  berpindah tangan dan terus alami perluasan hingga mendekati area pantai.  Pohon-pohon  yang sebelumnya memenuhi pesisir pun kian terkikis. “Itu rata-rata belum punya izin usaha semua. Mereka mengatakan memiliki sertifikat tanah di dalam hutan mangrove. Padahal dulu pemerintah sudah memasang patok batas tanah negara di belakang rumah warga,” katanya. Petrus berharap, …This article was originally published on Mongabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *