Popular Posts

Menilik Peluang Pekerjaan Hijau di NTT

Puluhan anak muda berkumpul di pinggir Pantai Lasiana, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhir tahun lalu. Mereka membentuk kelompok-kelompok kecil, berdiskusi, berbagi gagasan, dan bertukar ide ihwal ancaman bencana krisis iklim di daerah masing-masing. Ada 50 generasi muda dari berbagai komunitas, mahasiswa, akademisi, dan jurnalis yang terlibat dalam kegiatan yang Koaksi Indonesia inisiasi itu. Acara bertajuk Green Jobs Workshop itu, berusaha untuk memanfaatkan peluang transisi energi dengan fokus peningkatan kapasitas dan kepemimpinan anak muda. Ridwan Arif, Manajer Riset dan Pengelolaan Pengetahuan Koaksi Indonesia, menilai, penciptaan green jobs di NTT dapat melalui pendekatan implementasi energi terbarukan. Merujuk Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), provinsi ini memiliki potensi energi terbarukan besar, yakni, energi surya 7,2 gigawatt, bayu 10,1 gigawatt, bioenergi 0,24 gigawatt, dan air (minihidro dan mikrohidro) sekitar 95 megawatt. Dia bilang, Koaksi Indonesia pernah melakukan pra-feasibilty study ihwal pembangunan PLTS di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Juga riset potensi akses air bersih dan pembangunan mekanisme komunikasi. Menurut dia, kehadiran energi terbarukan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar tapi juga untuk peningkatan taraf hidup masyarakat. “Potensi energi bayu dan surya adalah yang terbesar di NTT,” katanya. Hanya saja, NTT masih punya pekerjaan rumah besar karena rasio elektrifikasinya termasuk yang terendah di Indonesia, hanya 89,22%. Masih di bawah Papua Barat dengan 89,80%. Jika seluruh potensi dari sumber energi terbarukan termanfaatkan dengan baik, maka lapangan pekerjaan akan banyak tercipta dan terserap. Misal,pembangkit listrik mikrohidro membutuhkan 2.870 pekerja untuk setiap 1 gigawatt yang terbangun. Pekerjaan tersebut akan terbagi ke dalam beberapa fokus, di antaranya studi kelayakan,…This article was originally published on Mongabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *