Popular Posts

Ternyata, Ikan dan Sungai Menyelamatkan Manusia Purba dari Kepunahan Akibat Letusan Gunung Api Raksasa Toba

Letusan gunung api raksasa Toba yang terjadi di Sumatra sekitar 74.000 tahun lalu merupakan salah satu bencana alam terbesar dalam sejarah Bumi. Beberapa teori sebelumnya menyebutkan bahwa letusan ini begitu dahsyat hingga nyaris memunahkan nenek moyang kita. Bahkan, terdapat argumen yang menyatakan populasi manusia purba saat itu menyusut drastis hingga di bawah 1.000 orang. Namun, temuan terbaru dari situs arkeologi Shinfa-Metema 1 di dataran rendah Ethiopia memberikan gambaran yang lebih optimis mengenai ketangguhan spesies manusia. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature ini menunjukkan bahwa saat lingkungan daratan menjadi sangat gersang, manusia tidak menyerah pada keadaan. Melalui analisis isotop oksigen pada cangkang telur burung unta dan gigi mamalia, tim peneliti menemukan bukti terjadinya kekeringan yang sangat parah tak lama setelah abu vulkanik Toba sampai di wilayah tersebut. Meskipun kondisi alam menjadi sangat sulit, catatan arkeologi di situs tersebut justru sangat padat dengan jejak peralatan batu, sisa perapian, dan tulang hewan yang menunjukkan keberadaan manusia yang kontinu. Perubahan Menu Pangan di Masa Krisis Data dari penggalian mengungkap pergeseran drastis pada pola makan penghuni situs tersebut sebagai respons terhadap stres lingkungan. Sebelum letusan gunung api raksasa terjadi, sisa-sisa ikan hanya ditemukan sekitar 14 persen dari total fragmen tulang hewan yang ada. Setelah abu vulkanik Toba mengubah iklim menjadi jauh lebih kering dan sungai menyusut, proporsi sisa ikan melonjak hingga mencapai 52 persen. Kondisi sungai yang pecah menjadi kolam-kolam kecil selama musim kemarau panjang justru memberikan keuntungan bagi manusia purba. Mereka dapat dengan mudah menangkap ikan yang terjebak di genangan air dangkal tersebut tanpa…This article was originally published on Mongabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *