Popular Posts

Tak Punya Mulut dan Mata, Cacing Ini Sanggup Melumat Tulang Paus di Kegelapan Dasar Laut

Peristiwa kematian seekor paus di samudera lepas memicu fenomena ekologi masif yang dikenal sebagai whale fall. Ketika bangkai raksasa dengan estimasi bobot hingga 150 ton ini tenggelam ke zona abyssal yang gersang, ia membawa pasokan karbon organik yang sangat besar, bahkan setara dengan akumulasi sedimen alami selama 2.000 tahun di dasar laut. Di lingkungan ekstrem dengan tekanan hidrostatik tinggi dan suhu stabil di bawah 4°C ini, muncul organisme spesialis dekomposisi tulang dari genus Osedax. Nama ini secara etimologis berarti “pemakan tulang”, sebuah deskripsi teknis bagi makhluk yang mampu menghancurkan material organik paling keras di dasar laut tanpa bantuan rahang atau gigi melalui proses degradasi kimiawi yang presisi. Secara visual, tubuh mereka hanya memperlihatkan palpus kemerahan yang mengandung hemoglobin untuk pertukaran gas, sementara seluruh sistem biologis utamanya bekerja di dalam struktur tulang yang mereka huni. Inilah fenomena whale fall, di mana satu bangkai paus mampu menyokong ribuan nyawa di dasar samudera yang gersang. Mulai dari pemakan bangkai besar hingga cacing pelumat tulang Osedax, semua berbagi peran dalam proses dekomposisi paling megah di planet ini. | Foto National Marine Sanctuaries Adaptasi biologis Osedax sangat tidak lazim karena mereka berevolusi tanpa memiliki mulut, mata, maupun sistem pencernaan fungsional yang umum ditemukan pada annelida lainnya. Berdasarkan riset fundamental yang pertama kali mendeskripsikan genus ini dalam jurnal Science, cacing ini mengandalkan jaringan “akar” atau ovisak yang menyusup ke dalam matriks tulang menggunakan mekanisme biokimia yang sangat kompleks. Mereka menyekresikan asam melalui pompa proton untuk melarutkan kalsium fosfat atau hidroksiapatit yang menyusun struktur keras tulang, kemudian…This article was originally published on Mongabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *