Popular Posts

Pohon Tertua di Dunia Berusia Lebih dari 5.000 Tahun Ini Terancam Kehausan di Habitatnya Sendiri

Di balik rimbunnya hutan hujan beriklim sedang di Taman Nasional Alerce Costero, Chile, berdiri sebuah organisme tunggal yang telah bertahan hidup selama lebih dari lima milenia. Pohon alerce (Fitzroya cupressoides) yang secara lokal dikenal sebagai Gran Abuelo (secara harfiah berarti Kakek Tua) atau Alerce Milenario (Alerce Seribu Tahun), saat ini sedang menjadi perhatian utama dalam komunitas sains internasional.  Pohon alerce adalah spesies konifer raksasa dari famili Cupressaceae yang memiliki pertumbuhan sangat lambat dan kayu kaya tanin sehingga sangat resistan terhadap pembusukan selama ribuan tahun. Raksasa purba ini bukan sekadar vegetasi tua, melainkan penyintas dari era ketika peradaban manusia baru mulai mengenal tulisan di Mesopotamia. Namun, meski telah melewati ribuan tahun sejarah bumi, kondisi kesehatan pohon ini dilaporkan kian kritis di tengah habitat aslinya akibat tekanan lingkungan yang meningkat. Jonathan Barichivich, seorang peneliti lingkungan dari Laboratorium Ilmu Iklim dan Lingkungan di Paris, mengungkapkan bahwa pohon ini kemungkinan besar memegang rekor sebagai organisme tunggal tertua yang masih hidup di planet ini. Berdasarkan pemodelan statistik yang menggabungkan data cincin pertumbuhan parsial dengan faktor lingkungan, Barichivich mengestimasi usia Gran Abuelo telah mencapai 5.484 tahun. Jika angka ini tervalidasi secara penuh melalui konsensus ilmiah, ia akan secara resmi melampaui rekor pinus bristlecone bernama “Methuselah” di California yang saat ini tercatat berusia 4.853 tahun. Meskipun memiliki fisik yang masif dengan diameter batang mencapai lebih dari empat meter, pohon ini menyimpan kerentanan yang serius. Penemuan ilmiah terbaru menunjukkan bahwa sang raksasa sedang berjuang melawan dehidrasi kronis yang tidak terjadi secara alami. Masalah kesehatan ini dipicu langsung oleh aktivitas…This article was originally published on Mongabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *