Popular Posts

Pegiat Lingkungan Waswas Satgas Pembiayaan Taman Nasional Bahayakan Kawasan Konservasi

Berbagai kalangan organisasi masyarakat sipil mengkritik keras soal pembentukan Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional dan penunjukan Hasim Djojohadikusumo, yang notabene adik Presiden Prabowo Subianto, sebagai ketuanya. Mereka khawaitr, target satgas yang  berorientasi keuntungan dan ekonomi berisiko mengabaikan perlindungan kawasan konservasi. Hashim Djojohadikusumo bergerak dengan wakil Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan, dan Mari Elka Pangestu selaku anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Raja terang-terangan menyebut pemerintah ingin menjadikan taman nasional profit center atau pusat keuntungan, salah satunya lewat eco-tourism. Satgas, katanya, terbuka juga untuk sektor privat dengan dalih akan tetap memerhatikan aspek keberlanjutan. Keuntungan itu akan menjadi sumber pendanaan bagi taman nasional. Pemerintah ingin seluruh taman nasional di Indonesia bisa berkelas dunia. “Hutannya terjaga, hutannya lestari, tetapi saat bersamaan satwa yang menjadi kebanggaan kita, menjadi kekayaan negeri ini, juga dapat dijaga dengan baik,” katanya  di laman Antara. Arie Rompas, Ketua Tim Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, mengatakan, pengelolaan TN sebenarnya sudah memiliki institusi sendiri, seperti Balai Taman Nasional dan unit-unit khusus di bawah kementerian yang fokus pada tujuan konservasi. Karena itu, pembentukan satgas baru,  menunjukkan orientasi yang berbeda. Dia khawatir pembentukan satgas ini justru untuk mengkomodifikasi alam dan menempatkan kepentingan ekonomi di atas perlindungan lingkungan. Taman nasional, katanya, bisa jadi sasaran baru eksploitasi alam, menyusul apa yang terjadi di kawasan hutan produksi, hutan lindung, dan kawasan hutan lain. “Artinya semua pengelolaan-pengelolaan taman nasional diorientasikan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya,” ucapnya. Rio, sapaan akrabnya, bilang, pemerintah memiliki opsi lain untuk mencari pendanaan bagi perlindungan kawasan konservasi. Salah satunya, dengan menagih biaya pemulihan…This article was originally published on Mongabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *