Popular Posts

Aksi Nyata Kelompok Perempuan di Tengah Karut Marut Kelola Sampah Jakarta

Sekelompok  perempuan  meriung di kebun sayuran pada Senin (30/3/26). Suka cita, mereka memetik beragam sayuran dengan pupuk kompos limbah rumah tangga. Mereka adalah para perempuan  yang tergabung dalam Kelompok Tani Taman Puspa Elok Lestari RT05/RW16 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. “Kami mengolah sampah rumah tangga saat Pandemi COVID-19, pada Februari 2021,’’ kata Shanty Syahril, Koordinator Koperasi Kompos dalam webinar bertema “Krisis Pangan, Lonjakan Gas Metan dan Tantangan Iklim Indonesia” pada Kamis (12/3/26). Berawal dari 30 orang di lingkup RW16, yang intens diskusi perihal pengolahan sampah, mereka lantas tergerak, memilah dan mengolah sampah rumah tangga. “Mengubah masalah menjadi manfaat. Koperasi kompos menerima sisa sayur dan kulit buah. Petugas menjemput ke rumah anggota setiap Senin, Rabu dan Jumat,” katanya. Santy katakan, hampir semua sampah berakhir di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi. Dengan luas 110,3 hektar, sampah yang tertampung di Bantar Gebang rerata 6.500–7.000 ton per hari.  Mereka pun berinisiatif mengatasi persoalan sampah skala rumah tangga. Apalagi, sampah yang telah terpilah di rumah, kerap tercampur saat diangkut truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sehingga konsep koperasi kompos ini menjadi alternatif mengolah sampah secara mandiri. Jakarta memang sudah memiliki Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 77 /2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga mengatur masyarakat di lingkup rukun warga untuk mengolah sendiri sampah organik tetapi  tak banyak berjalan efektif. Di lingkungannya, dari 470-an warga, tak sampai 10 rumah  yang melakukan pengomposan. Tim operasional Koperasi Kompos RW 16 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur rata-rata setiap pekan mengolah 300–400 kilogram sampah atau 1,5 ton…This article was originally published on Mongabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *