1
1
Indonesia merupakan negara yang memiliki keragaman hayati flora dan fauna. Satu di antaranya adalah kuda dompu. Kuda dompu umumnya adalah kuda sumbawa atau juga disebut jenis Sandalwood Pony. “Pada masa lalu, kuda dompu digunakan sebagai alat transportasi,” terang Muhammad Iradat, tokoh budaya Dompu, kepada Mongabay, Minggu (25/4/2026 ). Kuda tidak dapat dipisahkan dari kehidupan orang Dompu. Ketika jalanan berbukit dan mendaki, saat tidak ada transportasi lain yang bida digunakan, maka kuda adalah pilihan utama. “Berfungsi sebagai alat angkut manusia ataupun hasil pertanian.” Kuda dompu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Dompu, Nusa Tenggara Barat. Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia Meski zaman berubah dan alat transportasi berkembang, namun kuda tetap mendapat tempat di hati masyarakat. Bagi orang dompu, memiliki kuda, berarti mempunyai status sosial yang baik. “Selain juga sebagai budaya dan gaya hidup,” lanjutnya. Menurut data Badan Pusat Statistik, Pemerintah Nusa Tenggara Barat, jumlah ternak kuda di Kabupaten Dompu tahun 2025 sekitar 5.333 ekor. Ini bercampur antara kuda asli Dompu dengan kuda persilangan dengan kuda australia. Ini jauh menurun jika dibandingkan dengan jumlahnya pada 1979 yang mencapai hampir separuh penduduk Dompu, yaitu 45.000 ekor. Persilangan kuda di Dompu, tidak terhindarkan karena kebutuhan level status sosial dan budaya Pacoa Jara. Hasil dari persilangan itu, menghasilkan kuda dengan bentuk fisik lebih besar sehingga dapat berlari lebih cepat. Kuda dompu di Doro Ncanga, di kaki Gunung Tambora. Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia Kuda sandalwood sendiri asli Indonesia. Meski mempunyai fisik lebih kecil, namun jenis ini mempunyai ketahanan fisik lebih bagus dibandingkan kuda impor atau silang,…This article was originally published on Mongabay