{"id":663,"date":"2026-05-11T14:13:28","date_gmt":"2026-05-11T14:13:28","guid":{"rendered":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=663"},"modified":"2026-05-11T14:13:28","modified_gmt":"2026-05-11T14:13:28","slug":"nanaimoteuthis-haggarti-gurita-raksasa-terbesar-dalam-sejarah-dengan-panjang-hingga-19-meter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=663","title":{"rendered":"Nanaimoteuthis haggarti: Gurita Raksasa Terbesar dalam Sejarah dengan Panjang hingga 19 Meter"},"content":{"rendered":"<p>Jauh sebelum manusia mengenal lautan, pada masa Kapur Akhir ketika dinosaurus non-avian masih mendominasi daratan, perairan dalam Samudra Pasifik Utara kuno menyimpan predator yang hingga kini sulit dibayangkan skalanya.\u00a0Nanaimoteuthis haggarti; gurita bersirip dari ordo Cirrata, diestimasi mencapai panjang total 7 hingga 19 meter berdasarkan analisis fosil rahangnya. Batas atas estimasi tersebut menempatkannya sejajar dengan paus sperma dewasa (Physeter macrocephalus), salah satu mamalia laut terbesar yang masih hidup, dan menjadikannya kandidat terkuat sebagai invertebrata non-kolonial terbesar dalam sejarah Bumi. Tim peneliti dari\u00a0Natural History Museum London\u00a0dan\u00a0Universitas Hokkaido, yang dipimpin oleh Shin Ikegami, baru-baru ini mengonfirmasi keberadaan spesies ini.\u00a0Studi yang dipublikasikan 23 April 2026 di jurnal\u00a0Science\u00a0ini menganalisis 27 fosil rahang yang ditemukan di Kanada dan Jepang, mengindikasikan bahwa gurita raksasa ini pernah menguasai perairan dalam di Samudra Pasifik Utara kuno. Nanaimoteuthis haggarti menunjukkan bahwa gurita mencapai ukuran sangat besar cukup awal dalam evolusinya. \u00a9 Yohei Utsuki. Universitas Hokkaido N. haggarti bukan sekadar besar. Ia adalah predator puncak yang ditakuti. Di lautan yang sama, berenang pula mosasaurus; reptil laut raksasa sepanjang 17 meter. Keduanya kemungkinan bersaing memperebutkan mangsa yang sama: ikan-ikan besar dan hewan bercangkang keras yang melimpah di lautan saat itu. Buktinya ada di rahang fosilnya.\u00a0Analisis yang dilakukan para peneliti menunjukkan keausan luar biasa pada rahang fosil; tanda bahwa gurita ini terbiasa menghancurkan mangsa bercangkang keras. Yang lebih mengejutkan, keausan di sisi kanan dan kiri rahang tidak sama. Ini mirip dengan kecenderungan \u201ctangan dominan\u201d yang kita kenal pada manusia, dan pada hewan seperti lumba-lumba serta primata. Dengan kata lain, N. haggarti kemungkinan bukan\u2026This article was originally published on <a href=\"https:\/\/mongabay.co.id\/2026\/05\/11\/nanaimoteuthis-haggarti-gurita-raksasa-terbesar-dalam-sejarah-dengan-panjang-hingga-19-meter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mongabay<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jauh sebelum manusia mengenal lautan, pada masa Kapur Akhir ketika dinosaurus non-avian masih mendominasi daratan, perairan dalam Samudra Pasifik Utara kuno menyimpan predator yang hingga kini sulit dibayangkan skalanya.\u00a0Nanaimoteuthis haggarti; gurita bersirip dari ordo Cirrata, diestimasi mencapai panjang total 7 hingga 19 meter berdasarkan analisis fosil rahangnya. Batas atas estimasi tersebut menempatkannya sejajar dengan paus&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":664,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-663","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=663"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/663\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/664"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}