{"id":507,"date":"2026-04-22T07:16:16","date_gmt":"2026-04-22T07:16:16","guid":{"rendered":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=507"},"modified":"2026-04-22T07:16:16","modified_gmt":"2026-04-22T07:16:16","slug":"warga-waswas-ekosistem-gumuk-jember-tergerus-tambang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=507","title":{"rendered":"Warga Waswas  Ekosistem Gumuk Jember Tergerus  Tambang"},"content":{"rendered":"<p>Gumuk banyak ditemui di Kabupaten Jember, Jawa timur. Bagi masyarakat di \u00a0sana, gumuk tak sekadar bentang alam biasa. Ia memiliki hubungan panjang dengan sejarah keluarga, kepemilikan tanah, hingga praktik sosial dan keagamaan masyarakat. Sayangnya,\u00a0 aktivitas tambang pasir dan batu belakangan mengancam kelestarian bukit-buklt kecil ini. Padahal, keberadaan gumuk berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, penangan angin, hingga sumber mata air. Di Desa Ajung, sejumlah makam terpaksa pindah demi membuka jalan bagi tambang. \u201cTotal ada sekitar 80 makam yang ditemukan. Dari jumlah itu ada sekitar 12 yang tidak ditemukan sisa tulangnya,\u201d kata\u00a0 Dara Quthni, pemilik gumuk kepada Mongabay, Rabu (18\/2\/26). Dia bilang, ada sekitar 4-5\u00a0 keluarga dia ketahui memiliki hubungan dengan makam itu. Sebagian besar makam, katanya, sudah tidak terawat\u00a0 bahkan tak memiliki penanda. \u201cBanyak yang sudah rusak. Tidak ada patoknya lagi.\u201d Sumiati, warga yang makam keluarganya kena relokasi mengatakan, tidak tahu soal pemindahan makam. Dia baru tahu saat makam keluarganya sudah dikeruk. \u201cPertama kaget waktu ibu cerita, pas ngecek sudah dikeruk gumuknya. Ya mau gimana lagi, sudah tidak ada,\u201d katanya, Jumat (20\/2\/26). Dia kaget dengan pemindahan makam itu. Apalagi, makam-makam itu\u00a0 tidak berada di atas tanah sengketa. Di belakang Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kalisat,\u00a0 \u00a0juga terdapat gumuk. Warga sekitar menyebut dengan Gumuk Taman. Kepemilikan lahan gumuk itu terbagi dalam beberapa bagian keluarga. Pesantren memiliki bagian sisi barat dan selatan. Bagi Ahmad, salah satu pengasuh pondok tersebut mengatakan, gumuk adalah warisan keluarga yang sarat nilai ekologis dan sosial. \u201cWarisan dari orang tua. Tanah turun temurun yang harus dijaga,\u201d katanya. Pada bagian\u2026This article was originally published on <a href=\"https:\/\/mongabay.co.id\/2026\/04\/22\/kala-ekosistem-gumuk-tdi-jember-erancam-tambang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mongabay<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gumuk banyak ditemui di Kabupaten Jember, Jawa timur. Bagi masyarakat di \u00a0sana, gumuk tak sekadar bentang alam biasa. Ia memiliki hubungan panjang dengan sejarah keluarga, kepemilikan tanah, hingga praktik sosial dan keagamaan masyarakat. Sayangnya,\u00a0 aktivitas tambang pasir dan batu belakangan mengancam kelestarian bukit-buklt kecil ini. Padahal, keberadaan gumuk berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, penangan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":508,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-507","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=507"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/507\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/508"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}