{"id":434,"date":"2026-04-14T04:16:06","date_gmt":"2026-04-14T04:16:06","guid":{"rendered":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=434"},"modified":"2026-04-14T04:16:06","modified_gmt":"2026-04-14T04:16:06","slug":"hoya-bukitrayaensis-spesies-baru-dari-hutan-kalimantan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=434","title":{"rendered":"Hoya bukitrayaensis, Spesies Baru dari Hutan Kalimantan"},"content":{"rendered":"<p>Di ketinggian lebih dari 1.400 meter di atas permukaan laut, terdapat tumbuhan merambat yang selama ini luput dari perhatian. Ia merambat di antara pepohonan lembab. Para peneliti memperkenalkannya sebagai spesies baru dengan nama Hoya bukitrayaensis dari Genus Hoya. Spesimen hoya pegunungan dikumpulkan dari ketinggian puncak Gunung Bukit Raya, Kalimantan Tengah, yang merupakan puncak tertinggi di Kalimantan. Spesimen tersebut dinilai berdasarkan literatur yang telah dipublikasikan dan dibandingkan dengan spesimen herbarium lainnya. Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Telopea edisi 27 Maret 2026 melalui kolaborasi tim peneliti berbagai institusi, yaitu Yayasan Tumbuhan Asli Nusantara, Yayasan Konservasi Biota Lahan Basah, Balai Besar Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Universitas Indonesia, dan Universitas Samudra. Sekilas, Hoya bukitrayaensis tampak seperti tanaman merambat biasa. Namun, ketika bunganya mekar, keistimewaannya langsung terlihat. Mahkota bunga berwarna kuning kecokelatan (russet) dengan bintik-bintik ungu ditutupi rambut-rambut halus. Karakter ini jarang ditemukan pada jenis hoya lain. \u201cSpesies ini dicirikan mahkota bunga berbulu dan morfologi bunga yang sangat mirip Hoya kastbergii, karena keduanya merupakan tumbuhan merambat atau epifit,\u201d tulis Ahmad dan kolega\u00a0 di laporannya. Hoya bukitrayaensis ini merupakan tanaman spesies baru yang ditemukan di puncak Gunung Bukit Raya, Kalimantan Tengah. Foto: Dok. Journal Telopea\/Y.R. Yudistira\/W.A. Mustaqim\/Roland P.P Ahmad Hoya bukitrayaensis tidak bisa ditemukan di sembarang tempat, ia memilih hidup di zona hutan kabut dengan suhu dingin. Habitat pegunungan seperti ini sering menjadi tempat tinggal spesies dengan persebaran terbatas dan berkontribusi pada tingginya tingkat endemisitas tumbuhan yang dilaporkan di wilayah seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua Nugini. \u201cHabitat pegunungan seperti ini sering menjadi rumah\u2026This article was originally published on <a href=\"https:\/\/mongabay.co.id\/2026\/04\/14\/hoya-bukitrayaensis-spesies-baru-dari-hutan-kalimantan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mongabay<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di ketinggian lebih dari 1.400 meter di atas permukaan laut, terdapat tumbuhan merambat yang selama ini luput dari perhatian. Ia merambat di antara pepohonan lembab. Para peneliti memperkenalkannya sebagai spesies baru dengan nama Hoya bukitrayaensis dari Genus Hoya. Spesimen hoya pegunungan dikumpulkan dari ketinggian puncak Gunung Bukit Raya, Kalimantan Tengah, yang merupakan puncak tertinggi di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":435,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-434","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/434","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=434"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/434\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/435"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}