{"id":328,"date":"2026-04-01T02:17:49","date_gmt":"2026-04-01T02:17:49","guid":{"rendered":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=328"},"modified":"2026-04-01T02:17:49","modified_gmt":"2026-04-01T02:17:49","slug":"para-ahli-sebut-rencana-proyek-pltn-tak-realistis-dan-berbahaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=328","title":{"rendered":"Para Ahli Sebut Rencana Proyek PLTN Tak Realistis dan Berbahaya"},"content":{"rendered":"<p>Sejumlah ahli menyoroti rencana pemerintah menggeber Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pada 2032. Selain tak realistis, rencana itu mereka nilai membahayakan lingkungan dan keselamatan warga. Elrika Hamdi, Energy Finance Analyst Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) dalam penelitiannya tahun 2021 menyebut, rencana pembangunan PLTN itu berisiko menimbulkan kerugian sangat besar, mengancam keselamatan warga hingga merusak lingkungan. Dalam laporan berjudul Tackling Indonesia\u2019s Nuclear Power Euphoria itu, Elrika mengemukakan, 97% proyek nuklir (175 dari 180) mengalami pembengkakan biaya hingga US$1,3 miliar per proyek. Dampaknya, proyek-proyek PLTN di seluruh dunia alami keterlambatan kontruksi\u00a0hingga 64% dari perencanaan. Sebagai pemain tunggal, tulis Elrika, PLN juga terancam kerugian besar jika proyek nuklir di Indonesia terus berlanjut. Sebab butuh modal besar untuk pembangunan sedangkan jangka balik modal butuh 60 tahun. Belum lagi ancaman kecelakaan yang bisa\u00a0 membebani keuangan negara. Undang-undang No.10\/1997 tentang Ketenaganukliran menetapkan, setiap operator nuklir di Indonesia bertanggung jawab maksimal Rp900 miliar (US$64 juta) untuk setiap kecelakaan. Kendati sudah ada pembaruan melalui Peraturan Pemerintah No. 46\/2009 menjadi Rp4 triliun (US$276 juta), angka itu dinilai masih terlalu kecil. Kecelakaan nuklir di\u00a0 dunia, katanya,\u00a0 menunjukkan kebutuhan biaya penanggulangan jauh dari yang ditetapkan. Misal, Chernobyl perlu dana US$700 miliar selama 30 tahun, lalu Fukushima dengan dana penanganan sekitar US$200 miliar. Bahkan, kejadian Three Mile Island yang merupakan terkecil US$1 miliar. Artinya, menurut Elrika, kelonggaran aturan itu hanya akan menguntungkan operator PLTN. Padahal, secara kebutuhan, listrik produksi PLN masih kelebihan pasokan (oversupply) hingga\u00a0 pembangunan PLTN tak perlu. Alih-alih, justru akan membebani perusahaan milik negara ini. Instalasi panel\u2026This article was originally published on <a href=\"https:\/\/mongabay.co.id\/2026\/04\/01\/para-ahli-sebut-rencana-proyek-pltn-tak-realistis-dan-berbahaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mongabay<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejumlah ahli menyoroti rencana pemerintah menggeber Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pada 2032. Selain tak realistis, rencana itu mereka nilai membahayakan lingkungan dan keselamatan warga. Elrika Hamdi, Energy Finance Analyst Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) dalam penelitiannya tahun 2021 menyebut, rencana pembangunan PLTN itu berisiko menimbulkan kerugian sangat besar, mengancam keselamatan warga&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":329,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-328","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/328","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=328"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/328\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=328"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=328"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=328"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}