{"id":174,"date":"2026-03-17T07:55:40","date_gmt":"2026-03-17T07:55:40","guid":{"rendered":"http:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=174"},"modified":"2026-03-17T07:55:40","modified_gmt":"2026-03-17T07:55:40","slug":"peran-tokoh-agama-islam-masih-minim-dalam-isu-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=174","title":{"rendered":"Peran Tokoh Agama Islam Masih Minim dalam Isu Lingkungan?"},"content":{"rendered":"<p>Krisis iklim nyata dan kerusakan lingkungan terus terjadi di mana-mana termasuk di berbagai penjuru nusantara. Perusakan hutan, alam maupun pencemaran sungai, laut, udara atas nama pembangunan atau investasi maupun ulah masyarakat terus terjadi hingga mengancam lingkungan dan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Sebenarnya, tokoh agama maupun lembaga atau sekolah keagamaan terutama Islam, sebagai agama terbesar di Indonesia, punya peran penting terlibat dalam menyuarakan atau beraksi dalam isu lingkungan ini. Sayangnya, keterlibatan mereka terbilang minim, walau sudah ada yang memulainya. Roy Murtadho, Pengasuh Pesantren Ekologi Misykat Al Anwar, Bogor, mengatakan, \u00a0sejauh ini masalah lingkungan masih belum dianggap begitu penting dan melekat dengan persoalan agama, seolah masalah lingkungan di luar problem agama. \u201cTerutama di kalangan tokoh agama yang dalam konteks NU (Nahdlatul Ulama) adalah para fuqaha (pakar hukum Islam). Kalaupun ada yang menganggap masalah lingkungan sangat penting jadi perhatian umat Islam, itu pun belum banyak,\u201d katanya. Sabtu, (10\/1\/26). Persoalan lingkungan melekat dengan agama karena semua aktivitas agama akan menjadi terganggu kalau lingkungan hidup rusak. Semisal, \u00a0ketika membahas tentang wudu\u2019 dalam ilmu fikih. Sayangnya, saat ini adalah ketika agama hanya berorientasi kepada urusan akhirat saja, hingga mengabaikan pentingnya lingkungan hidup sebagai bagian dari praktik agama itu sendiri. \u201cDari cara pandang semacam itu, sampai saat ini belum banyak kurikulum belajar di pesantren, misal, yang mengaitkan antara problem beragama dengan lingkungan,\u201d kata Roy. Dia contohkan, \u00a0masalah kerusakan aliran sungai di sungai-sungai besar di Indonesia karena berbagai sebab, semisal karena aktivitas pertambangan. Dalmpak eksploitasi terhadap alam menimbulkan bencana. Kondisi warga terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara. Rumah-rumah\u2026This article was originally published on <a href=\"https:\/\/mongabay.co.id\/2026\/03\/17\/peran-tokoh-agama-islam-masih-minim-dalam-isu-lingkungan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mongabay<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Krisis iklim nyata dan kerusakan lingkungan terus terjadi di mana-mana termasuk di berbagai penjuru nusantara. Perusakan hutan, alam maupun pencemaran sungai, laut, udara atas nama pembangunan atau investasi maupun ulah masyarakat terus terjadi hingga mengancam lingkungan dan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Sebenarnya, tokoh agama maupun lembaga atau sekolah keagamaan terutama Islam, sebagai agama terbesar di Indonesia,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":175,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-174","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/174","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=174"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/174\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=174"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=174"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=174"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}