{"id":131,"date":"2026-03-14T02:54:13","date_gmt":"2026-03-14T02:54:13","guid":{"rendered":"http:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=131"},"modified":"2026-03-14T02:54:13","modified_gmt":"2026-03-14T02:54:13","slug":"misteri-samudra-selatan-hiu-tertangkap-kamera-di-perairan-dingin-kutub-selatan-untuk-pertama-kalinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/?p=131","title":{"rendered":"Misteri Samudra Selatan: Hiu Tertangkap Kamera di Perairan Dingin Kutub Selatan untuk Pertama Kalinya"},"content":{"rendered":"<p>Sebuah rekaman video bersejarah dari kedalaman Samudra Selatan baru saja meruntuhkan asumsi lama dunia sains. Untuk pertama kalinya, seekor hiu tidur berhasil tertangkap kamera sedang berenang di perairan dingin Kutub Selatan yang sebelumnya dianggap sebagai zona terlarang bagi predator tersebut. Penemuan di kedalaman 490 meter ini membuktikan bahwa batas kehidupan di wilayah paling selatan Bumi jauh lebih luas dari yang dibayangkan selama ini. Penemuan ini bermula dari ekspedisi laut dalam yang bertujuan memetakan kehidupan di palung-palung terpencil di sekitar Antartika. Selama ini para ilmuwan berasumsi bahwa konsentrasi garam yang tinggi dan suhu air yang bisa turun hingga di bawah titik beku menjadi penghalang biologis bagi hiu. Kehadiran predator puncak ini di lokasi tersebut membuktikan adanya pengecualian unik dalam ekosistem laut dalam yang sangat dingin. Rekaman ini bukan sekadar keberuntungan kamera melainkan bukti ilmiah penting yang mengharuskan komunitas peneliti meninjau ulang peta persebaran hiu di seluruh samudra. Kehidupan Tersembunyi di Kedalaman Es Hiu tersebut ditemukan pada kedalaman 490 meter di bawah permukaan laut. Lokasi tepatnya berada di Palung South Shetland yang terletak tidak jauh dari wilayah semenanjung. Tim peneliti dari Minderoo-UWA Deep-Sea Research Centre, University of Western Australia, menemukan cuplikan langka tersebut setelah meninjau secara cermat 840 jam video dasar laut. Seluruh data visual ini dikumpulkan selama 64 hari ekspedisi menggunakan teknologi lander atau kamera baited yang diturunkan sebanyak 63 kali ke dasar samudra yang sunyi. Sosok yang terekam memiliki tubuh besar berbentuk silinder dengan sirip-sirip kecil yang khas. Hewan ini bergerak dengan sangat lambat melewati cahaya kamera di tengah kegelapan\u2026This article was originally published on <a href=\"https:\/\/mongabay.co.id\/2026\/03\/14\/misteri-samudra-selatan-hiu-tertangkap-kamera-di-perairan-dingin-kutub-selatan-untuk-pertama-kalinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mongabay<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah rekaman video bersejarah dari kedalaman Samudra Selatan baru saja meruntuhkan asumsi lama dunia sains. Untuk pertama kalinya, seekor hiu tidur berhasil tertangkap kamera sedang berenang di perairan dingin Kutub Selatan yang sebelumnya dianggap sebagai zona terlarang bagi predator tersebut. Penemuan di kedalaman 490 meter ini membuktikan bahwa batas kehidupan di wilayah paling selatan Bumi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":132,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-131","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=131"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/131\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/florafauna.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}